Minggu, 06 Januari 2019

Modul kelas XI Bab 4 pengertian hubungan Internasional


Kompetensi Dasar : 
Dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia
Petunjuk Belajar Modul: 
  1. Dengan modul ini diharapkan siswa dapat belajar secara mandiri tentang Dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia tanpa atau dengan bimbingan guru.
  2. Modul ini dikembangkan dari konsep yang mudah ke yang sulit, dari konsep nyata ke konsep yang abstrak dan dari konsep yang sederhana ke konsep yang rumit.
  3. Belajarlah secara berkelompok.
  4. Baca baik-baik Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD) dan Tujuan Pembelajaran.

Prasyarat Sebelum Belajar:
Sebelum mempelajari penyelenggaraan pemerintahan negara, peserta didik diharapkan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini sebagai apersepsi:
  1. Mendeskripsikan makna hubungan internasional
  2. Menjelaska arti penting hubungan internasional
  3. Menguraikan faktor hubungan internasional

A.     Konsep hubungan internasional
Postingan ini akan secara ringkas menjelaskan tentang pengertian hubungan internasional dan maknanya. Pembahasan juga akan meliputi pola dan sarananya. Penjelasan dalam artikel ini merupakan rangkuman dari beberapa sumber yang kredibel ditambah improvisasi penulis yang memiliki minat pada studi global.
Hubungan internasional sering kali disamakan dengan politik luar negeri, hubungan antarbangsa, atau politik internasional. Ketiga istilah tersebut memang mengandung makna yang relatif sama satu dengan lainnya. Kita tidak akan ambil pusing untuk secara saklek membedakannya. Definisi umum lebih diperlukan karena hubungan internasional itu sendiri merupakan sebauah konsep yang umum. Apa itu hubungan internasional

Hubungan internasional adalah interaksi antarbangsa yang bersifat global atau interaksi manusia sebagai representasi bangsa melampaui batas-batas negara. Interaksi yang berlangsung sejatinya adalah interaksi antar manusia, namun terjadi dalam konteks hubungan formal antar bangsa. Ini adalah definisi umum yang cukup sering diajarkan.
Berikut pengertian hubungan internasional menurut beberapa ahli, yaitu:
1.       Charles A. MC. Clelland
Hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi.
2.      Warsito Sunaryo
Hubungan internasional, merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu, termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu, bisa diartikan sebagai : negara, bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional.
3.      Tygve Nathiessen
Hubungan internasional merupakan bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional, organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional Konsep hubungan internasional berhubungan erat dengan subjek-subjek internasional, seperti organisasi internasional, hukum internasional, politik internasional termasuk diplomasi.
4.      Mohtar Mas’oed
Hubungan internasional sangat kompleks karena didalamnya terlibat bangsa-bangsa yang masing-masing berdaulat sehingga memerlukan mekanisme yang lebih rumit daripada hubungan antarkelompok manusia di dalam suatu negara. Ia juga sangat kompleks karena setiap hubungan itu melibatkan berbagai segi lain yang koordinasinya tidak sederhana.
5.      Sprout & Sprout (1962)Studi hubungan internasional membahas mengenai aktor-aktor (negara, pemerintah, pemimpin, diplomat, masyarakat) yang bertujuan mencapai maksud-maksud tertentu (sasaran, tujuan, harapan) dengan menggunakan sarana-sarana (seperti diplomasi, pemaksanaan, persuasi) yang dikaitkan dengan power atau kapabilitasnya.
6.      Robert Strausz-Hupe dan Stefan T. Possony
Studi hubungan internasional mempelajari hubungan timbal balik antarnegara, serta mengkaji tindakan anggota suatu masyarakat yang berhubungan dengan, atau ditujukan kepada masyarakat negara lain.
7.      Charles McClellandHubungan internasional didefinisikan sebagai sebuah studi mengenai semua bentuk pertukaran, transaksi, hubungan, arus informasi, serta berbagai respon perilaku yang muncul di antara dan antarmasyarakat yang terorganisir secara terpisah, termasuk komponen-komponennya.
8.      J. C. Johari
Hubungan internasional adalah suatu studi tentang interaksi yang berlangsung diantara negara-negara berdaulat, di samping itu juga studi tentang pelaku-pelaku nonnegara (non-state actors) yang perilakunya memiliki impak terhadap tugas-tugas negara bangsa.
9.      Trygue Mathisen
Dalam bukunya Methodology in the Study of International Relations, seperti yang dikutip oleh Suwardi Wiriaatmaja (1971) mencatat bahwa istilah hubungan internasional mempunyai beberapa arti, yaitu sebagi berikut:
Ø   Suatu bidang spesialisasi yang meliputi aspek-aspek internasional dari beberapa cabang ilmu pengetahuan.
Ø  Sejarah baru dari politik internasional.
Ø  Semua aspek internasional dari kehidupan sosial umat manusia, dalam arti semua tingkah laku manusia yang terjadi atau berasal dari suatu negara dapat mempengaruhi tingkah laku manusia negara lain.
Ø  Suatu cabang ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri (district disipline), atau dengan kata lain bukan merupakan cabang ilmu pengetahuan tertentu.

Pengertian yang lebih akademis tentu saja terletak dalam studi-studi mengenai hubungan internasional itu sendiri. Studi Internasional atau Global Studies adalah beberapa nama departemen akademik yang substansinya mengajarkan tentang hubungan internasional

Konsep dan pola hubungan internasional
Pola penjajahan, yaitu hubungan antarabangsa dalam bentuk eksploitasi dan dominasi antara negara yang menjajah dan yang dijajah. Pola hubungan ini timbul sebagai akibat sistem kapitalisme yang rakus. Nagara menjajah negara lain untuk kepentigan ekonomi dan geopolitik. Penguasaan wilayah dalam rangkan mengejar kekayaan adalah inti dari kolonialisme.
Pola ketergantungan, yaitu hubungan antarbangsa dimana nasib negara yang satu bergantung pada kebijakan negara yang lain. Pola ini biasanya terjadi dalam hubungan antara negara maju dan negara berkembang, antara negara dunia pertama dan negara dunia ketiga, antara negara di utara dan di selatan, dimana negara yang lebih miskin diberi pinjaman modal oleh negara yang lebih kaya. Timbullah ketergantungan dari negara kaya.
Pola sederajat, yaitu hubungan antarbangsa yang egaliter dan dilakukan dalam rangka mencapai tujuan bersama. Dalam hubungan ini, tidak ada negara yang lebih superior atau inferior. Pihak-pihak yang menjalin hubungan menghendaki kesejahteraan bersama. Pola hubungan ini biasanya terbentuk dari hubungan negara-negara yang se-level atau se-nasib.

Dari ketiga pola tersebut, pola ketiga merupakan tipe ideal yang didorong menjadi pola dominan dalam hubungan internasional era kontemporer. Pola ekstrim seperti ketergantungan dan penjajahan terus didorong untuk dihapuskan dari muka bumi. Namun demikian, pada kenyataannya, hubungan egaliter tidak pernah sepenuhnya egaliter. Selama levelnya tidak ekstrim, pola hubungan internasional bisa dianggap sederajat.

B.     Arti penting hubungan internasional bagi Indonesia
Landasan hukum hubungan internasional Indonesia yaitu :
Ø  Landasan Idiil
Pancasila sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, yang mengandung unsur bahwa bangsa Indonesia merupakan dirinya bagian dari umat manusia di dunia. Oleh karena itu, dikembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.
Ø  Landasan Konstitusional
UUD 1945 terutama dalam pembukaan (alenia I dan IV).
1)      Pembukaan UUD 1945 alenia 1 "Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan".
2)      Pembukaan UUD 1945 alenia 4 “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasar kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.”
Batang Tubuh UUD 1945: pasal 11 yang berbunyi:
1)      (1) Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan perang, membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain. ****)
2)      (2) Presiden dalam membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara, dan/atau mengharuskan perubahan atau pembentukan undangundang harus dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. ***)
3)      (3) Ketentuan lebih lanjut tentang perjanjian internasional diatur dengan undangundang. ***)
4)      Pasal 13 UUD 1945 yang berbunyi:
(1) Presiden mengangkat duta dan konsul.
(2) Dalam hal mengangkat duta, Presiden memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. *)
(3) Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. *)
Ø  Landasan Operasional
a. Ketetapan MPR
b. Undang-Undang, misalnya UU. No. 37 /1999 tentang hubungan luar negeri
c. Peraturan presiden, yang dituangkan dalam Perpres.
d. Kebijaksanaan/peraturan yang dikeluarkan oleh Menteri luar negeri.

Menurut Prof. Mochtar Kusumaatmadja, hubungan dan kerjasama antar bangsa itu timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia. Hubungan antar negara, merupakan salah satu hubungan kerjasama yang mutlak diperlukan, karena tidak ada satu negarapun di dunia yang tidak bergantung kepada negara lain. Hal ini disebabkan oleh 2 faktor yaitu :
1.      Faktor Internal, yaitu adanya kekhawatiran akan adanya kudeta dan intervensi dari negara lain.
2.      Faktor Eksternal - Karena kodrat hukum alam, yaitu suatu negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari negara lain - Keinginan untuk menjalin komunikasi dengan negara-negara lain di dunia - Keinginan menciptakan situasi perdamaian dan kesejahteraan di negara-negara di dunia.

Oleh karena itu terdapat saling ketergantungan dan membutuhkan antar bangsa. Ketergantungan terjadi di berbagai aspek kehidupan baik perdagangan, olahraga, kebudayaan, iptek, sosial, maupun keagamaan. Hal ini menyebabkan terjadinya hubungan yang tetap dan terus menerus antar bangsa yang menumbuhkan kesadaran untuk memelihara dan mengatur hubungan tersebut. Karena bersifat tmbal balik maka ada kepentingan bersama untuk memelihara dan mengatur hubungan yang bermanfaat. Oleh karena itu pola hubungan antar bangsa atau negara perlu hubungan yang sederajat saling menghargai.

Dari beberapa faktor dan penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan mengenai arti penting hubungan internasional yaitu: 
Ø  Menciptakan hidup berdampingan secara damai. 
Ø  Mengembangkan penyelesaian masalah secara damai dan diplomasi. 
Ø  Membangun solidaritas dan saling menghormati antar bangsa. 
Ø  Berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban dunia 
Ø  Menjamin kelangsungan hidup bangsa dan nrgara di tengah bangsa-bangsa lain. 
Faktor-faktor lain yang mempengaruhi suatu negara dalam mengadakan hubungan internasional yaitu: 
Ø  Kekuatan Nasional
Ø   Jumlah Penduduk 
Ø  Sumber Daya 
Ø  Letak Geografis 

Konsekuensi dari faktor di atas yaitu jika suatu negara kuat dalam faktor-faktor tersebut maka negara tersebut cenderung untuk tidak memerlukan hubungan internasional karena sudah mampu mencukupi kebutuhan negaranya. Sebaliknya jika suatu negara lemah dalam salah satu faktor diatas maka wajib melakukan hubungan internasional untuk memenuhi kebutuhan negaranya.

C. Tugas
Kegiatan Belajar Di Rumah
Setelah Anda mempejalajari materi di atas, coba lakukan analisis mengenai sebab sebab Indonesia keluar dari ke anggotaan PBB pada masa orde lama atau pada era kepemimpinan Presiden Soekarno

Tugas
Tuliskan Faktor pendorong hubungan internasional dapat dikelompokkan dalam tabel dibawah ini.
Faktor pendorong hubungan internasional
Faktor Internal
Faktor Eksternal








Simpulkan kewajiban-kewajiban negara berkaitan dengan hubungan internasional setelah menyimak faktor pendorong hubungan internasinal di atas!

Latihan
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1.      Cabang ilmu pengetahuan yang baru serta mempelajari sejarah dari politik internasional adalah....
a)      hubungan internasional
b)      politik internasional
c)      hukum internasional
d)      asas hukum internasional
e)      faktor internasional
2.      Lembaga yang mewakili pelaksanaan politik luar negeri di negeri asing berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku yaitu ....
a)      Staf ahli luar negeri
b)      Presiden Indonesia
c)      Dubes Luar Biasa
d)      Menteri Luar Negeri
e)      Corp Consul
3.      Ketika suatu negara mengalami kekurangan dalam suatu bidang maka negara perlu melakukan...
a)      hubungan internasional
b)      politik luar negeri
c)      politik internasional
d)      pinjaman
e)      kerjasama bilateral
4.      Politik yang dijalankan dalam kebijakan pemerintah Indonesia pada dasarnya mengabdi pada kepentingan ....
a)      PBB
b)      Nasional
c)      Manusia
d)      Internasional
e)      Dunia
5.      Tujuan nasional indonesia tercantum dalam UUD 1945 alinea ke :
a)      Pertama
b)      Kedua
c)      Ketiga
d)      Keempat
e)      Kelima

B. Kerjakan soal soal berikut!
1.      Sebutkan manfaat hubungan internasional bagi suatu negara dalam bidang sosial buadaya!
2.      Tuliskan dampak positif dan negatif dari hubungan internasional bagi suatu negara!
3.      Apa arti penting politil luar negeri terhadap kedaulatan negara?
4.      Tuliskan peran Indonesia dalam menjaga dan mnciptakan perdamaian dunia!
5.      Berikan satu contoh kerjasama Indonesia dan negara lain dan berikan pandangan anda tentang kerja sama tersebut dilihat dari tujuan nasional Indonesia!

Modul PPKn X semester 2 bab 5 kebhinekaan Indonesia


Kompetensi Dasar : 
Integrasi nasional dalam bingkai bhineka tunggal ika
Petunjuk Belajar Modul: 
  1. Dengan modul ini diharapkan siswa dapat belajar secara mandiri tentang Integrasi nasional dalam bingkai bhineka tunggal ika tanpa atau dengan bimbingan guru.
  2. Modul ini dikembangkan dari konsep yang mudah ke yang sulit, dari konsep nyata ke konsep yang abstrak dan dari konsep yang sederhana ke konsep yang rumit.
  3. Belajarlah secara berkelompok.
  4. Baca baik-baik Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD) dan Tujuan Pembelajaran.

Prasyarat Sebelum Belajar:
Sebelum mempelajari penyelenggaraan pemerintahan negara, peserta didik diharapkan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini sebagai apersepsi:
  1. Mendeskripsikan kebhinekaan Indonesia
  2. Menjelaskan alat pemersatu bangsa
  3. Menguraikan indentitas provinsi Indonesia
  4. Menyebutkan aktualisasi nilai nilai Bhineka Tunggal Ika
  5. Menyimpulkan keberagaman sebagai dasar pembangunan bangsa

A.     Konsep kebhinekaan Indonesia
Secara etimologi atau asal-usul bahasa, kata-kata Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa Jawa Kuno yang bila dipisahkan menjadi Bhinneka = beragam atau beraneka, Tunggal = satu, dan Ika = itu. Artinya, secara harfiah, jika diartikan menjadi beraneka satu itu. Maknanya, bisa dikatakan bahwa beraneka ragam tetapi masih satu jua. Semoboyan ini diambil dari kitab atau kakawin Sutasoma karangan Empu Tantular, yang hidup pada masa Kerajaan majapahit sekitar abad ke-14 M.
Hal ini menunjukkan persatuan dan kesatuan yang terjadi diwilayah Indonesia, dengan keberagaman penduduk Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku, bahasa daerah, ras, agama, dan kepercayaan, lantas tidak membuat Indonesia menjadi terpecah-belah. Melalui semboyan ini, Indonesia bisa dipersatukan dan semua keberagaman tersebut menjadi satu bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sejarah Bhineka Tunggal Ika
Sebelumnya semboyan yang dijadikan semboyan resmi Negara Indonesia sangat panjang yaitu Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Semboyan Bhineka Tunggal Ika dikenal untuk pertama kalinya pada masa Majapahit era kepemimpinan Wisnuwardhana. Perumusan semboyan Bhineka Tunggl Ika ini dilakukan oleh Mpu Tantular dalam kitab Sutasoma. Perumuan semboyan ini pada dasarnya merupakan pernyataan kreatif dalam usaha mengatasi keanekaragaman kepercayaan dan keagamaan. Hal itu dilakukan sehubungan usaha bina Negara kerajaan Majapahit saat itu.
Semboyan Negara Indonesia ini telah memberikan nilai-nilai inspiratif terhadap system pemerintahan pada masa kemerdekaan. Bhineka Tunggal Ika pun telah menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indoesia. Dalam kitab Sutosoma, definisi Bhineka Tunggal Ika lebih ditekankan pada perbedaan dalam hal kepercayaan dan keaneragaman agama yang ada di kalangan masyarakat Majapahit.
Namun, sebagai semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia, konsep Bhineka Tunggal Ika bukan hanya perbedaan agama dan kepercayaan menjadi fokus, tetapi pengertiannya lebih luas. Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara memiliki cakupan lebih luas, seperti perbedaan suku, bangsa, budaya (adat-istiadat), beda pulau, dan tentunya agama dan kepercayaan yang menuju persatuan dan kesatuan Negara.
Seluruh perbedaan yang ada di Indonesia menuju tujuan yang satu atau sama, yaitu bangsa dan Negara Indonesia. Berbicara mengenai Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia, lambang Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika ditetapkan secara resmi menjadi bagian dari Negara Indonesia melalui Peraturan Pemerintahan Nomor 66 Tahun 1951 pada 17 Oktober 1951 dan di undang – undangkan pada 28 Oktober 1951 sebagai Lambang Negara. Usaha pada masa Majapahit maupun pada masa pemerintahan Indonesia berlandaskan pada pandangan yang sama, yaitu pandangan mengenai semangat rasa persatuan, kesatuan, dan kebersamaan sebagai modal dasar untuk menegakkan Negara. Sementara itu, semboyan “Tan Hana Darma Mangrwa” dipakai sebagai motto lambang Lembaga Pertahanan Nasional. Makna dari semboyan itu adalah “tidak ada kebenaran yang bermuka dua”.
B.     Alat Pemersatu bangsa
Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia juga menjadi hal yang diinginkan setiap dari kita sebagai warga negara Indonesia. Karena dengan adanya persatuan dan kesatuan maka negara ini akan menjadi aman, tenang, nyaman dan tentram.
Namun sayangnya dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara, ada saja hal-hal yang menyebabkan bangsa ini menjadi terpecah-belah, baik itu yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. Kita bisa melihat ini dibanyak media yang mengungkapnya banyaknya perpecahan, keributan, perselisihan, dibanyak daerah di Indonesia, yang tentunya hal-hal seperti ini tidak kita inginkan sama sekali.
Oleh sebab itu, sudah menjadi kewajiban bagi kita semua Bangsa Indonesia untuk senantiasa mengedepankan nilai-nilai luhur kita sebagai identitas Bangsa Indonesia seperti misalnya tenggang rasa, tepa selira, saling menghormati, saling menghargai dan semisalnya untuk senantiasa menjalin persatuan dan kesatuan.
Inilah Alat Pemersatu Bangsa Indonesia
1.      Lambang Negara Indonesia, Burung Garuda.
2.      Semboyan Negara Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.
3.      Bahasa Persatuan Indonesia, Bahasa Indonesia.
4.      Bendera Negara Indonesia, Bendera Merah Putih.
5.      Lagu Kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya.
6.      Konsep Wawasan Nusantara.
7.      Kebudayaan Daerah Sebagai Kebudayaan Nasional.
8.      Dasar Falsafah Negara Indonesia, Pancasila.
9.      Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
10.  Konstitusi Negara Indonesia, UUD 1945.
Tentunya masih banyak lagi yang lainnya yang bisa kita jadikan sebagai alat pemersatu Bangsa Indonesia seperti misalnya teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, hari kemerdekaan Bangsa Indonesia, budaya Bangsa Indonesia, sejarah Bangsa Indonesia, dan hal-hal lainnya yang semisal dengannya.
C.     Indentitas Provinsi Indonesia
Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negeri yang menawan dengan pesona keanekaragaman alam dan budaya, adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri atas bermacam-macam suku. Dengan keanekaragaman suku ini, indonesia memiliki keunikan budaya, adat-istiadat, kepercayaan, cerita sejarah, serta keindahan bentangan alam yang mampu membuat siapa pun berdecak kagum.
Budaya indonesia terdiri atas beragam kategori. Ada bahasa, baju adat, tarian, alat musik, makanan, rumah adat, upacara adat, senjata tradisional, dan sebagainya. Tidak hanya sebatas itu saja, tradisi di indonesia juga mencakup obat-obatan tradisional seperti jamu, berbagai macam ramuan, dan sebagainya.
D.     Aktualisasi nilai nilai Bhineka Tunggal Ika
Aktualisasi nilai-nilai bhineka tunngal ika terimplomentasi dalam setiap bidang kehidupan, di antaranya politik, hukum, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, social dan budaya.
1.      ktualisasi bidang politik
berikut adalah contoh aktualisasi bidang politik :
Ø  pada saat pemilu, setiap warga memiliki hak suara sekalipun warga yang  cacat, seharusnya warga yg seperti itu harus di fasilitasi untuk menyalurkan hak suaranya tersebut
Ø  walaupun berbeda politik, setiap anggota DPR harus mendahulukan kepentingan  bangsa setiap memutuskan kebijakan dan membuat peraturan perundang-undan
2.      aktualisasi bidang hukum dan pemerintahan
 berikut ini contoh aktualisasi bidang hukum dan pemerintahan :
Ø  seorang presiden atau kepala daerah harus dapat mengakomodasikan kepentingan rakyatnya tanpa membedakan suku, agama, dan status sosial.
Ø  Para penegak hukum, seperti : polisi, pengacara, jaksa, dan hakim, harus bersikap objektif dan tidak melakukan diskriminasi kepada semua para pelanggar hukum.
Ø  Masyarakat harus menaati setiap hukum yang berlaku di indonesia. Tidak adda perbedaan.
3.      Aktualisasi bidang sosial budaya
penerapan aktualisasi nilai-nilai bhineka tunggal ika dalam kehidupan sosial budaya akan mencipatakan sikap yang mengakui, menerima dan menghormati segala bentuk keragaman masyarakat.Berikut ini contoh aktualisasi bhineka tunggal ika dalam bidang sosial budaya :
Ø  satu suku dengan suku yang lainnya harus saling menghormati.
Ø  setiap orang di negeri  ini bangga dan turut serta dalam mengembangkan kebudayaan nasional.
4.      Aktualisasi bidang pertahanan keamanan
penerapan pemahaman nilai-nilai bhineka tunggal ika dalam kehidupan pertahanan keamanan akan menumbuhkan kesadaran cinta tanah air. Hal ini penting dalam membentuk sikap bela negara.Berikut ini contoh aktualisasi bhineka tunggal ika dalam bidang pertahan dan keamanan :
Ø  setiap WNI harus memiliki sifat bela negara.
Ø  setiap unsur TNI/POLRI menjadi pengayon seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi
Ø  setiap individu dan masyarakat turut serta dalam menjaga keamanan di lingkungan sekitar.
E.     Keberagaman sebagai dasar pembangunan bangsa
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya dengan budaya yang berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya.Keragaman budaya yang dimiliki oleh bangsa ini merupakan modal yang sangat penting yang harus bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung proses pembangunan nasional.
Unsur Budaya meliputi:
Ø  Bahasa
Ø  Adat Istiadat
Ø  Pakaian
Ø  Teknologi
Ø  Seni
Ø  Agama
Ø  Politik
Ø  Pendidikan
Berdasarkan unsur-unsur budaya di atas, tentunya dengan hanya mengandakan kekayaan sumber daya alam yang kita miliki tidak cukup untuk melaksanakan pembangunan nasional.Sumber daya alam hanya akan dapat dimanfaatkan dengan optimal jika SDA itu mampu dikelola dengan pendidikan dan teknologi yang baik.
Itulah sebabnya keragaman atau kekayaan sosial budaya yang dimiliki oleh suatu bangsa disebut pula modal sosial (modal masyarakat). Sifat atau karekteriksi sosial budaya masyarakat yang berbeda pada setiap daerah di Indonesia menyebabkab perbedaan bentuk interaksi atau hubungan sosialnya pula.
Perbedaan ini dapat kita lihat pada aspek seni, budaya dan politik. Di mana perbedaan-perbedaan ini pula yang akan memperluas hubungan atau interaksi yang dilakukan, tidak hanya lokal saja tapi sudah merambah pada hubungan antar daerah.Pastinya dalam berinteraksi tersebut mempunyai efek atau pengaruh terhadap pembangunan nasional. Efek ini bisa bersifat mendukung pembangunan nasional dan bisa pula menghambat terjadinya pembangunan nasional.
Hal ini mungkin saja terjadi, karena dalam interaksi yang dilakukan dalam masyarakat tidak hanya dapat berjalan dengan baik dan lancar saja, tetapi juga sering terjadi pertentangan dan perpecahan yang dapat menghambat lajunya perekonomian dan pembangunan.


F.      Tugas
Kegiatan Belajar Di Rumah
Coba kalian cari informasi di internet atau sumber lain tentang nama provinsi beserta nama bahasanya, rumah adat, tarian dan unsur unsur budaya lainnya. Kemudian, tulislah dalam kolom dan dibuat serapi mungkin.
Tugas
Coba Anda cari tahu tentang peristiwa yang mengancam dan mendukung integrasi nasional
1.      Peristiwa yang menunjukkan ancaman terhadap integrasi nasional
Nama Peristiwa

Penyebab peristiwa

Pendapat Anda


2.      Peristiwa yang menunjukkan dukungan terhadap integrasi nasional
Nama Peristiwa

Penyebab peristiwa

Pendapat Anda

           
    Latihan
A. Pilihlah Jawaban yang paling tepat
1.      Indonesia merupakan negara kepulauan yang penuh dengan kekayaan serta keragaman budaya, ras, suku bangsa, kepercayaan, agama, bahasa daerah, dan masih banyak lainnya. Meskipun penuh dengan keragaman budaya, Indonesia tetap satu sesuai dengan semboyan nya, Bhineka Tunggal Ika yang artinya…
a)      Meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua
b)      Berbeda-beda tetapi bersatu jaya jua
c)      Satu tetap berbeda
d)      Berbeda-beda tetapi bersama jua
e)      Berbeda-beda tetap berbeda jua
2.      Pemerintah harus bisa mendorong keberagaman tersebut menjadi suatu kekuatan untuk bisa mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional
a)      Menuju indonesia yang lebih baik
b)      Menuju indonesia merdeka
c)      Menuju perjuangan indonesia
d)      Menuju indonesia yang barokah
e)      Menuju tujuan nasional bangsa Indonesia
3.      Beberapa contoh upacara adat daerah jawa barat antara lain sebagai berikut
a)      Seren taun
b)      Mitoni, tedhak siti, ruwatan, kenduri, grebegan
c)      Nelubulanin, ngaben
d)      Rambu solok
e)      Subak
4.      Kita sebagai bangsa Indonesia harus bersatu padu agar manjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Untuk dapat bersatu kita harus memiliki pedoman yang dapat menyeragamkan pandangan kita dan tingkah laku kita dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, akan terjadi persamaan langkah dan tingkah laku bangsa Indonesia. Pedoman tersebut adalah…
a)      Pancasila,
b)      Pancadarma
c)      Pandawa lima
d)      Pancawarsa
e)      Pancawarna
5.      Upaya meningkatkan kerukunan antar suku, pemeluk agama, dan kelompok kelompok sosial lainnya dapat dilakukan melalui dialog dan kerja sama dengan prinsip diantaranya..
a)      Kebersamaan, kesetaraan, toleransi, dan saling menghormati
b)      Kebersamaan, keuangan, toleransi, dan saling menghormati
c)      Kebersamaan, provokasi, tolong menolong, dan saling menghargai
d)      Kebersamaan, kesenangan, toleransi, dan saling menghianati
e)      Kebersamaan, kesetaraan, toleransi, dan saling mencurigai
B. Kerjakan soal soal berikut
1.      Jelaskan makna bhineka tunggal ika bagi bangsa Indonesia!
2.      Tuliskan 3 alat pemersatu bangsa !
3.      Berikan contoh aktualisasi bhineka tunggal ika yang dapat anda lakukan di lingkungan sekolah!
4.      Sebutkan tujuan nasional yang tercantum dalam pembukaan UUD NRI 1945!
5.      Apa relevansi antara bhineka tunggal ika dan kodisi masayarakat indonesiaI



Proyek Gotong Royong Kewarganegaraan

 1. Tujuan Pembelajaran  Pada unit ini kalian diharapkan dapat menginisiasi sebuah kegiatan serta menetapkan tujuan dan target bersama. Sela...